Sabtu, 14 Maret 2009

LUKA YANG TAK TEROBATI

Hadirnya Citra……… bagaikan rembulan yang menyinari hati Andre, sehingga kebahagiaan yang Andre rasakan seakan tak akan pernah pudar karena didalam hatinya, didalam pikirannya, disetiap hari-harinya, hanya memikirkan tentang Citra saja… yah… mungkin karena hanya Citralah… yang bisa mebuat Andre merasa bahagia……… hingga ia memberikan segenap cinta dan harapannya kepada Citra………
TAPI……… kenyataan nya lain……… harapan itu pupus dengan hadirnya orang ketiga diantara mereka……………………………………………………………………………………………………………………

LUKA YANG TAK TEROBAT

Dibalik pegunungan yang berada di sebelah timur Kota Ende, tampak sinar mentari mewarnai indahnya pagi itu. Meskipun sang mentari baru menampakan dirinya setengah lingkaran saja, namun kelihatannya sudah sangat terang sekali. Jangan heran… karena memang pada saat itu cuaca begitu sangat cerah. Tak ada segumpal awanpun yang menghalangi sang mentari untuk menampakan indah cahayanya…
Hembusan angin yang menghembus sepoi-sepoi membuat dedaunan berjatuhan dan berterbangan…
Di sepanjang jalan Kelimutu yang terbentang lurus dari pertigaan jalan Banteng hingga ke Lampu Lima itu masih terlihat sangat sepi. Meskipun masih ada beberapa kendaraan beroda empat ataupun beroda dua melewati jalan ini, namun suasana masih terasa sepi sekali… wajar sajalah, karena saat itu waktu masih menunjukkan tepat pukul enam pagi…
Mungkin, karena siang panjang, mentaripun bersinar lebih awal dari biasanya…
Namun, dari kejauhan tampak empat orang cewek berjalan belok dari arah jalan Banteng hendak menuju jalan Kelimutu dan munculnya tepat dipertigaan jalan itu…
ke empat cewek ini mengenakan seragam putih biru dan jilbab putih bersih instant yang yah… mungkin saat itu memang lagi ngetrennya jilbab seperti itu…
Dibawah kaki masing-masing empat cewek ini mengenakan sepatu hitam dengan kaus kaki putih yang sedikit tertutupi rok… karena roknya begitu panjang hingga menutupi bagian betis kaki mereka.
Di lengan baju dan dibagian depan sakunya terpapar lambang osis di bagian saku dan lokasi sekolah di bagian lengan baju tangan panjang yang tertulis “SMPN 1 ENDE” dengan huruf berjenis ARIAL BLACK…
Di lihat dari cara mereka berpakaian, tidak lain mereka adalah siswi SMP Negeri 1 Enede yang sekolahnya terletak di jalan kelimutu tersebut….
Gelak canda tawa dari keempat cewek-cewek ini memecahkan suasana sunyi ditempat itu… ngegosip pagi-pagi… yah mungkin itulah yang hendak mereka lakukan saat itu… gimana ngga dibilang seperti itu, sesekali terdengar suara bisikan di antara keempat cewek ini, maka serempak mereka mengeluarkan tawa yang dapat memekikan telinga…

“Citra… kamu benar-benar suka yah… sama tuh… cowok…?” tiba-tiba bertanya salah seorang dari keempat cewek itu seusai mereka tertawa… “yah… begitulah…” jawab cewek yang di panggil dengan nama Citra tersebut… “meskipun aku belum tahu banyak tentang dirinya, meskipun dia belum mengenali aku sebelumnya, tapi sumpah aku sungguh sangat mencintainya…” lanjut Citra menjelaskan sambil mengangkat tangan kirinya dan menjulurkan dua jarinya. Yaitu jari telunjuk dan jari tengah, bermaksud untuk meyakini temannya bahwa dia sungguh-sungguh mencintai orang yang dimaksud temannya itu…
“Kamu kelihatannya suka banget sama tuh cowok… apa sih sebenarnya yang membuat kamu suka dengannya…” bertanya lagi salah seorang temannya pada Citra seusai temannya yang satu tadi bertanya… “aku suka pada apa yang dimilikinya kecuali hartanya dong… akukan bukan cewek matre… aku suka pada senyumannya, wajahnya yang kelihatan begitu tampan, dan kedua bola matanya yang kelihatan begitu menawan, baik, pintar pula… pokoknya Perfect deh…” jawab Citra sambil tersenyum hingga kelihatan bibir mungilnya menjadi moncong kira-kira lima senti meter kedepan… (ha…ha… becanda ko…)… “Ehm… perfect yah…” cela temannya yang ada di sebelah kiri nya…

Sesampainya mereka dipertengahan jalan, mereka kemudian berbelok menuju sebuah gerbang yang menyatu dengan tembok yang menutupi isi halaman bagian dalam bangunan itu, hingga yang kelihatan hanyalah bagian atapnya saja…Dipintu gerbang tertulis besar-besar tulisan “SMPN 1 ENDE”. Di bagian hurufnya yang diberi cat kuning keemasan ini, masih kelihatan seperti baru karena di bagian atas gerbang tertutupi atap dari seng yang diberi cat berwarna merah tua. Sehingga sinar matahari ataupun hujan tidak bisa merusak cat nya…
Sampai di dalam lokasi sekolahpun, gelak canda tawa antara empat orang Cewek-cewek ini, masih saja terdengar hingga sampai di depan pintu kelas mereka, yaitu kelas II (D)…

Beberapa saat kemudian, bel panjang sudah berbunyi tanda proses belajar mengajar akan segera di mulai dan masing-masing kelas mengatur barisannya karena sebelum masuk kekelas masing-masing, biasanya harus berbaris dulu untuk memulai apel bendera yang dilakukan setiap hari senin…
Di barisan kelas II (D), terlihat Citra dan tiga orang temannya berbaris sejejer… dan berada paling belakang… kayaknya mereka tidak mau baris berjauh-jauhan… mungkin karena acara ngegospnya belum selesai yah…
Meskipun apel bendera sudah di mulai, tapi keempat cewek ini masih saja berbisik. Entah apa yang mereka bicarakan. Mungkin tentang cowok yang mereka ngomongin tadi…
hingga kepala sekolah sudah memberikan pengarahanpun, mereka tetap saja saling berbisikan seakan tak peduli terhadap kepala sekolah yang sudah mati-matian mengerahkan seluruh tenaganya berbicara di bawah terik mentari yang panasnya bagaikan secuil api yang dikirimkan dari neraka…

“Semoga di tahun yang baru ini, kita semua diberkahi oleh Tuhan Yang Maha Esa… dan harus banyak perubahan-perubahan yang harus kita lakukan. Mulailah dari perubahan kecil… niscaya akan menjadi sangat berguna bagi kita…” Terdengar dari kejauhan Pak Kepsek memberikan pengarahan…
“Ih… nih Kepsek ngomongnya lamah banget sih… Dia ngga tau apa… panasnya disini kayak di neraka ???... ngmongnya dari tadi perubahan, perubahan, perubahan aja… males deh… dengarnya…” berkata salah seorang teman Citra yang bernama Linda sambil mengerutkan keningnya… yang dibasahi keringat yang bercucuran bagaikan air yang mengalir di kali Nangaba… (eh… ngga mungkin dong…??)
“Sssttt… ngomongnya jangan besar-besar dong… nanti Kepseknya dengar… gimana coba…???” berbisik Citra pada temannya yang berada persis di sampingnya… “nyantai aja lagi… ngga mungkin dong… Kepsek cerewet itu dengar, diakan berada jauh sekali disana…”
“Ehmm…” tiba-tiba terdengar suara batuk pemimpin barisan kelas II (D) yang bukan lain adalah ketua kelasnya… dia sengaja batuk bermaksud agar mereka berhenti berbicara… dan mendengarkan pengarahan… akhirnya suara bising itu pun tidak terdengar lagi…
“ternyata cewek-cewek cantik itu takut juga yah… sama aku… ha…ha… rasain lho…” berkata sang ketua kelas didalam hatinya… sembil tersenyum-senyum simpu…

Seusai apel bendera, masing-masing siswa-siswi SMPN 1 Ende masuk kekelasnya… setelah lama liburan tahun baru, kira-kira duamingguanlah… kelas yang ditinggalkan begitu lama menjadi kotor dan banyak kertas-kertas yang berserakan dibawah lantai… Citra dan ketiga sahabatnya serta teman-temannya yang lain membersihkan kelasnya sebelum wali kelas datang untuk mendata teman-temannya yang tak hadir dihari itu… Di sekolahnya, Citra dan Ketiga orang sahabatnya itu : Linda, Dian, dan Ayu… selalu aktif bersama siswa-siswi lain untuk membersihkan kelas, jika kelas kelihatan kotor…bukan Cuma itu… dikelas mereka juga pintar-pintar walaupun sedikit cerewet sih… apa lagi CITRA…

“Duh… baru habis pediqiur, mediqiur, mandi spa… kerja ginian lagi Cape Dech…” kata Ayu sambil mengusap-usap dahinya yang kotor akibat terkena debu… “hah… Pediqiur, mediqiur… pake santan kali… ha… ha… ha…” sambung Linda dengan nada yang agak sedikit menyindir… hingga seisi kelas tertawa dan membuat wajah Ayu menjadi merah padam… “Sorry deh… becanda kok…” Lanjut Linda berkata untuk meminta maaf… yah begitulah kerjaan mereka kalau sudah tidak ada bahan buat ngelucu… sesama teman akan saling mencela…
Setelah mereka selesai menyapu kelas, wali kelaspun datang dan mendata teman-temannya yang tidak hadir di hari itu… beberapa saat kemudian, datang lagi guru matematika yang bernama Pak Seno untuk memberi mereka pelajaran di hari itu……………………………………………………………………..

Kring… Kring… Kring… terdengar bel panjang tanda Itirahat pertama telah tiba… seluruh Siswa…Siswi SMPN 1 Ende berhamburan keluar ada yang pergi kekantin, ada yang duduk-duduk di bangku di depan kelasnya, ada yang membaca majalah dinding dan lain-lainnya, namun lain lagi dengan Citra, Linda, Dian, dan Ayu… mereka malah pergi menuju sebuah kelas yang berada di sebelah kanan atas kelas mereka… kelas ini tidak lain adalah kelasnya si Cowok yang di bicarakan tadi… seorang cowok yang kalem, pendiam, tampan, pintar, namun agak sedikit nakal sih… di luar sekolah… karena sering tawuran dengan sekolah-sekolah lain yang ada di Kota Ende… kejadian ini sudah terjadi berulang-ulang kali… membuat Citra menjadi gelisah takut kenapa-kenapa… jika terdengar kabar bahwa cowok ini dan gengnya lagi tawuran… padahal kalo dipikir-pikir, Citra bukan siapa-siapanya tuh cowok apa lagi tuh cowok belum pernah mengenali Citra sebelumnya tapi perhatiannya duh… kala ama induk ayam memberikan perhatian pada anaknya… (hee… hee… becanda…)

Sesampainya mereka di kelas yang dituju, terlihat cowok ini bersama beberapa orang temannya lagi asyik duduk-duduk di dalam kelasnya sambil ngobrol…

“Ndre… Andre…” Tiba-tiba terdengar suara Dian memanggil cowok yang mereka cari… cowok yang sejak pagi tadi menjadi bahan pembicaraan mereka… tujuan mereka mencari cowok ini tidak lain untuk membantu Citra yang sudah membulatkan tekadnya menembak cowok yang dipanggil dengan nama Andre itu…
“Ndre… ada yang cari tuh…” kata salah seorang teman Andre… yang sempat mendengar… suara Dian…
“Siapa???” Tanya Andre… sambil bangkit menuju arah suara yang memanggilnya… “eh… Dian… ada apa yah…??? Lanjut Andre setelah melihat Dian serta Citra bersama dua orang temannya itu… ternyata Dian dan Andre sudah lama saling kenal… walaupun mulut Andre bertanya pada Dian, namun ekor mata nya tertuju pada Citra yang sejak tadi kelihatannya tersnyum-senyum sendiri… sambil menatap Andre…
“Gini Ndre… sebenarnya selama ini sahabat aku ada yang pengen kenalan sama kamu dan ingin menjadi pacar kamu…” Pinta Dian menjelaskan pada Andre… “Ah… kamu ngaco… mana mungkin ada yang mau sama aku…???” kata Andre merendahkan dirinya… “ada… nih orang nya ada di samping aku…” Diana berkata sambil menggerakan bola mata dan kepalanya kearah Citra… Citrapun masih tersenyum-senyum simpu… sampai-sampai Andre yang berada di depan Diana dan Citra terdiam sesaat dan berkata dalam hatinya… “Mimpi apa aku semalam sampai disapa cwek secantik dan senekat ini… sebenarnyakan cowok yang harus nembak cewek duluan… tapi ini malah kebalikan…”
“kenapa diam…???” Tanya Citra pula… “kamu ngga mau yach jadi pacar aku…??? Jujur yach sebenarnya aku tuh… sayang banget sama kamu… meskipun kamu ngga tau kalau selama ini aku selalu memperhatikan kamu” lanjut Citra sambil mengungkapkan semua isi hatinya di depan tiga orang temannya itu langsung di hadapan Andre pula… Andre masih kelihatan diam dan tidak percaya… karena ini terjadi seperti mimpi disiang bolong saja…
“aku…” tiba-tiba terdengar suara Andre dan Citra yang secara tidak sengaja berbicara bersamaan… “kamu aja yang duluan ngomong…” kata Andre pada Citra… “kamu aja yang duluan aku siap mendengarkan…” kata Citra pula… ketiga sahabat Citra kelihatannya Cuma diam dan tersenyum-senyum melihat tingkah kedua orang teman mereka itu… “kamu aja…” “kamu aja ah…” masih terdengar suara mereka… saling sahut menyahut… hingga akhirnya Andre menyerah… dan berkata… “Ia… aku mau jadi pacar kamu…” Andre berkata sambil memegang kedua tangan Citra… tiba-tiba tedengar sura tepukan tangan meriah oleh teman-teman Andre yang ternyata sejak tadi mengintip mereka dari balik pintu dan jendela… “cie… Ehm… Ehm…” sura itu masih terdengar, hingga membuat Citra dan Andre menjadi tersipu malu…

sejak hari itulah Andre dan Citra jadian… tepatnya pada tanggal 11 Januari 2006… sepulang dari sekolah Citra langsung meberikan Andre sebuah kado yang dibungkus dengan kertas kado berwarna Pink dan berbentuk segi empat… ternyata rencana ini sudah dipersiapkan oleh Citra dan ketiga temannya sejak malam tadi...
Hmm… akhirnya… perjuangan untuk merebut kembali bangsa Indonesia dari tangan Belanda… (Ehhh… jadi ngawur deh…) maksud… nya perjuangan Citra untuk memikat hati sang pujaannya Andre... berhasil juga…
“Nih… nomor Hp aku…” kata Citra sambil memberikan secarik kertas pada Andre… “makasih ya…” jawab Andre… “aku boleh buka kadonya sekarang…???” Tanya Andre pada Citra… “silahkan… itu yang aku harapkan…” jawab Citra… Andrepun membuka kado itu… setelah kertas pembungkus kado sudah terbuka semuanya, ternyata isi kado yang diberikan Citra pada Andre adalah sebuah kaset lagu dari sebuah band yang lagi naik down saat itu dan lagunya langsung di pakai oleh sebuah sinetron yang berjudul CINTA BUNGA… tidak lain dan tidak bukan lagi, band ini adalah GIGI Band, dengan sang fokalisnya IRMAN MAULANA, dan lagunya yang berjudul Sebelas January…
“makasih yah… ini adalah lagu kesukaan aku…” kata Andre pada Citra… Citra hanya mengangguk dan tersenyum… BERSAMBUNG…………

Sabtu, 21 Februari 2009

PUISI BUAT SAHABAT

Berkat Segelas Kopi Hangat…


Sahabat…

Dengan segenap rasa…dengan segenggam cinta…dengan sebaris kata…kucoba tuk terus berkarya…namun tetap tak bisa…apakah yang kurang???,

Mungkin dengan segelas kopi hangat nikmat, ku bisa menuangakan segala rasa yang sudah melekat didalam otak ku…yang sudah tersimpan di memory ku sejak dulu… namun tak sempat terfikir oleh ku…mungkin karena otak ku masih beku…karena belum ku teguk segelas kopi itu…


Sahabat…

Inspirasi ini takakan pernah mati…hingga menjelang nafas terakhir kunanti…dia akan terus menari-nari, berharap aku bisa memikirkannya lagi…


Sahabat…

ku ingin berbagi segelas kopi ku dengan mu, agar dia tau arti hidup ini…agar dia tau tentang semua rahasia hati…yang sejak dulu tersembunyi di dalam otak ini…dia masih beku dan terasa kaku…namun berkat segelas kopi yng terasa hangat dan nikmat, otak ku bisa berpikir kembali…


Inspirasi Ku…

Saat hati masih terasa kosong…saat jiwa masih terasa hampa…saat semua masih terasa galau…

Ku cari tempat untuk bersandar…ku cari tempat untuk berpegang…karena ku masih merangkak dalam kegelapan…ku masih mencari tentang arti sebuah kehidupan…kumasih tak mengerti sebenarnya apa yang sedang ku pikirkan…kumasih mencari sebuah wadah tempat ku meluapkan… segala inspirasi yang telah lama aku pikirkan…


Cahaya…

Menawan indah ketika ku tengadah…

Menyentuh jiwa menahan pintah…

Karena tak bisa kuungkap semua kata…

Bahwa, begitu indah kau dipandang mata…


Kau terindah diangkasa…

Menebarkan warna kemana-mana…

Membuat ku ragu untuk bertanya…

Mungkinkah indah mu akan hilang nantinya…


Cahaya ku…

Kini ku tak mau bertopang dagu…

Tuk melihat setiap indahnya warna mu…

Namun ku akan mulai mengadu…

Kepada sang pencipta mu…

Karena ku tau, Dialah awal dari semua itu…


Tanda Tanya Besar…

Aku masih tak tau…bagaimana wujud Mu…

Aku masih tak mengerti…apa maksud Mu…

Menciptakan segenap benda dijagat raya…

Kau berikan nyawa dan tak bernyawa…

Yang ku rasa ada, namun sebenarnya tak ada…

Ya…Allah… Apa maksud semua itu…

Setiap ku melangkah…Kau telah mengerti…

Setiap ku berkata…Kau telah mengetahui…

Setiap janji yang ku ingkari…maka Kau akan memungkari ku…

Ya…Allah… Apa maksud semua itu…

Yang menurut-Mu salah ku anggap indah…

Yang Kau perintah… itu yang tak bisa…

Kau batasi setiap pikiran ku…

Namun kau besarkan setiap ingin tahu ku…

Ya…Allah… Apa maksud semua itu…

Ku masih terus bertanya didalam hati ku…

Namun belum terwujud oleh pikiran ku…

Sebenarnya apa maksud dihidupkannya aku…

Ya…Allah tuntunlah aku menuju jalan mu…

Sabtu, 14 Februari 2009

tentang aku...


hari ini, aku mencoba untuk membuat blog sendiri... setelah dicoba berkali-kali, ternyat ga jadi juga... namun tak habis kesabaran ku untuk terus mencoba... mencoba, dan terus mencoba... akhirnya berhasil juga... yah... untung aja ada oombym yang mau bantuin aku... aku di ajarinya cara membuat e-mail dari gmail... dan ternyata ga susah juga yah...

dengan blog yang baru kubuat ini, semoga menjadi motifasi bagi aku untuk terus mengembangkan diri agar lebih mengenal lebih dalam tentang intrnet... meskipun kemampuan ku belum seberapa, namun aku akan terus mencoba...

bagi para blogger kawakan yang membaca blog ku ini, kiranya dapat berkenan untuk membantu aku dalam membuat blog yang berikutnya ok... thanks..............